Workshop Optimalisasi Tata Kelola Jurnal: Program Studi S1 Teknik Kimia Universitas Jember Perkuat Langkah Menuju Peningkatan Akreditasi Journal of Biobased Chemicals Tahun 2026

Jember – Program Studi S1 Teknik Kimia, Fakultas Teknik, Universitas Jember kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas publikasi ilmiah melalui penyelenggaraan Workshop Optimalisasi Tata Kelola Jurnaldengan tema “Mewujudkan Peningkatan Akreditasi Journal of Biobased Chemicals (JOBC) Tahun 2026”. Kegiatan yang berlangsung pada Rabu, 22 Juli 2026, pukul 09.00–13.00 WIB ini diselenggarakan di Meeting Room RHub Lantai 1, Kampus Vokasi Universitas Jember, Jubung, dan diikuti oleh pengelola jurnal, dosen, editor, reviewer, serta sivitas akademika yang memiliki perhatian terhadap pengembangan publikasi ilmiah.

Workshop ini menjadi bagian dari upaya strategis Program Studi S1 Teknik Kimia Universitas Jember dalam memperkuat tata kelola jurnal ilmiah yang profesional, transparan, dan berkelanjutan. Sebagai jurnal yang berfokus pada pengembangan ilmu pengetahuan di bidang biobased chemicals, biomassa, material ramah lingkungan, teknologi proses, dan rekayasa kimia berkelanjutan, Journal of Biobased Chemicals terus berupaya meningkatkan kualitas pengelolaan dan publikasinya agar mampu memenuhi standar akreditasi nasional yang semakin kompetitif.
Hadir sebagai narasumber utama, Dr. Heri Septya Kusuma, S.Si., M.T., dosen Program Studi Teknik Kimia Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta (UPNV Yogyakarta), yang dikenal luas memiliki rekam jejak dan prestasi gemilang dalam bidang publikasi ilmiah, pengelolaan jurnal akademik, serta pendampingan peningkatan kualitas jurnal nasional. Pengalaman beliau dalam mengelola jurnal bereputasi dan mendampingi berbagai institusi menjadi nilai tambah yang sangat berharga bagi peserta workshop.

Dalam paparannya, Dr. Heri menekankan bahwa pengelolaan jurnal ilmiah saat ini tidak lagi hanya berorientasi pada penerbitan artikel secara berkala, melainkan harus mampu membangun sistem tata kelola yang memenuhi prinsip good journal governance. Menurutnya, kualitas sebuah jurnal ditentukan oleh konsistensi penerapan standar editorial, integritas proses peer review, kualitas substansi artikel, internasionalisasi, serta kemampuan jurnal dalam beradaptasi terhadap perkembangan regulasi dan teknologi publikasi ilmiah.

Salah satu materi utama yang dibahas dalam workshop adalah Permendiktisaintek Nomor 9 Tahun 2026, yang menjadi regulasi terbaru terkait tata kelola publikasi ilmiah dan sistem akreditasi jurnal di Indonesia. Narasumber menjelaskan berbagai perubahan kebijakan yang perlu dipahami oleh pengelola jurnal, mulai dari penguatan aspek etika publikasi, transparansi proses editorial, kualitas reviewer, pengelolaan metadata artikel, hingga pentingnya penerapan standar internasional dalam sistem penerbitan elektronik.

Pemahaman terhadap regulasi terbaru tersebut dinilai sangat penting karena menjadi salah satu landasan dalam penyusunan strategi pengembangan JOBC ke depan. Dengan mengikuti perkembangan kebijakan nasional, pengelola jurnal diharapkan mampu melakukan penyesuaian terhadap seluruh aspek operasional jurnal sehingga tetap memenuhi indikator penilaian akreditasi yang terus berkembang.
Selain membahas regulasi terbaru, workshop juga difokuskan pada strategi perbaikan tata kelola Journal of Biobased Chemicals (JOBC). Diskusi berlangsung secara interaktif dengan mengidentifikasi berbagai aspek yang masih perlu diperkuat, baik dari sisi editorial maupun manajemen penerbitan. Beberapa topik yang menjadi perhatian antara lain peningkatan kualitas artikel yang diterbitkan, penyempurnaan kebijakan editorial, optimalisasi proses peer review, peningkatan keterlibatan reviewer yang kompeten, penguatan identitas jurnal, serta strategi menarik naskah berkualitas dari penulis nasional maupun internasional.

Dr. Heri juga memberikan berbagai rekomendasi praktis berdasarkan pengalaman beliau dalam mendampingi jurnal menuju peningkatan akreditasi. Menurutnya, konsistensi dalam menjalankan standar operasional prosedur merupakan faktor penting yang sering kali menentukan keberhasilan sebuah jurnal dalam memperoleh penilaian yang lebih baik. Oleh karena itu, setiap tahapan mulai dari penerimaan naskah, proses review, revisi, hingga publikasi harus terdokumentasi dengan baik serta dilaksanakan sesuai standar etika publikasi internasional.
Materi berikutnya membahas studi kasus pengelolaan jurnal ilmiah, yang memberikan gambaran nyata mengenai berbagai tantangan yang dihadapi pengelola jurnal di Indonesia. Melalui studi kasus tersebut, peserta diajak menganalisis berbagai permasalahan yang umum terjadi, seperti keterlambatan proses review, rendahnya kualitas manuskrip, ketidaksesuaian ruang lingkup artikel, hingga pengelolaan editorial yang belum optimal. Setiap permasalahan kemudian didiskusikan bersama untuk menemukan solusi yang dapat diterapkan pada pengelolaan JOBC.
Pendekatan berbasis studi kasus ini memberikan wawasan yang lebih aplikatif karena peserta tidak hanya memperoleh teori, tetapi juga memahami implementasi nyata dalam pengelolaan jurnal sehari-hari. Diskusi yang berlangsung aktif menunjukkan tingginya antusiasme peserta dalam memperbaiki kualitas tata kelola JOBC agar semakin profesional dan berdaya saing.

Sesi terakhir workshop difokuskan pada persiapan asesmen mandiri Journal of Biobased Chemicals (JOBC) sebagai bagian dari proses peningkatan akreditasi tahun 2026. Pada sesi ini, narasumber memaparkan berbagai indikator yang menjadi perhatian utama asesor dalam melakukan evaluasi jurnal. Mulai dari kelengkapan kebijakan jurnal, kualitas substansi artikel, konsistensi penerbitan, keberagaman penulis dan reviewer, hingga implementasi prinsip keterbukaan serta etika publikasi menjadi aspek yang harus dipersiapkan secara matang.
Peserta juga memperoleh arahan mengenai pentingnya melakukan evaluasi internal secara berkala sebelum proses asesmen berlangsung. Melalui asesmen mandiri, pengelola jurnal dapat mengidentifikasi kekurangan yang masih perlu diperbaiki sehingga peluang memperoleh hasil akreditasi yang lebih baik menjadi semakin besar.

Bagi Program Studi S1 Teknik Kimia Universitas Jember, penyelenggaraan workshop ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan dalam mendukung peningkatan mutu akademik, khususnya pada bidang publikasi ilmiah. Sebagai pengelola Journal of Biobased Chemicals, program studi memiliki tanggung jawab untuk memastikan bahwa jurnal tidak hanya menjadi media diseminasi hasil penelitian, tetapi juga mampu menjadi referensi ilmiah yang berkualitas dan memberikan kontribusi nyata terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, serta inovasi di bidang kimia berbasis hayati.

Melalui kolaborasi dengan narasumber yang memiliki pengalaman luas dalam pengelolaan jurnal ilmiah, diharapkan seluruh tim editorial JOBC memperoleh perspektif baru dalam menyusun strategi pengembangan jurnal yang lebih adaptif terhadap perubahan regulasi dan standar akreditasi. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antaranggota tim editorial dalam mewujudkan tata kelola jurnal yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada peningkatan kualitas.
Ke depan, Program Studi S1 Teknik Kimia Universitas Jember akan terus mendorong berbagai program penguatan kapasitas pengelola jurnal melalui pelatihan, workshop, pendampingan, serta evaluasi berkelanjutan. Langkah tersebut diharapkan mampu mempercepat pencapaian target peningkatan akreditasi Journal of Biobased Chemicals sekaligus meningkatkan reputasi jurnal sebagai salah satu media publikasi ilmiah yang kredibel di bidang biobased chemicals.

Scroll to top