Himpunan Mahasiswa Teknik Kimia (HIMATEKK) Fakultas Teknik Universitas Jember menyelenggarakan kegiatan Open Talk Semester Gasal Tahun Akademik 2026/2027 pada Jumat, 11 September 2026, pukul 08.30–10.50 WIB, bertempat di Ruang Auditorium Fakultas Teknik. Kegiatan ini menjadi wadah dialog terbuka antara mahasiswa, dosen, dan Koordinator Program Studi (Koprodi) Teknik Kimia, Ir. Felix Arie Setiawan, S.T., M.Eng., Ph.D, untuk membahas berbagai isu akademik dan fasilitas perkuliahan.
Isu Akademik dan Bimbingan
Salah satu topik utama yang dibahas adalah sosialisasi Kerja Praktik (KP). Mahasiswa angkatan 2024 menyampaikan kebutuhan informasi lebih awal karena sebagian dari mereka sudah merencanakan pengajuan KP jauh-jauh hari. Pak Felix menjelaskan bahwa proses serah terima jabatan Kaprodi sebelumnya tidak disertai dokumentasi yang memadai, sehingga sosialisasi disepakati akan dilaksanakan secara daring pada Rabu berikutnya pukul 08.00.
Terkait transparansi timeline KP, penelitian, dan Tugas Perencanaan Pabrik Kimia (TPPK), dijelaskan bahwa saat ini hanya angkatan 2023 yang memenuhi syarat untuk melakukan penelitian, sementara TPPK dan tugas akhir mereka baru dapat ditempuh pada 2027. Sosialisasi bagi angkatan 2024 akan diberikan pada waktu yang tepat.
Pembahasan juga mencakup kemungkinan kelulusan dipercepat menjadi 3,5 tahun. Pihak prodi menegaskan bahwa kurikulum dirancang untuk masa studi 4 tahun, dan 3,5 tahun hanya dimungkinkan bagi mahasiswa yang benar-benar disiplin mengikuti alur kurikulum tanpa pelanggaran, sementara opsi realistis yang didukung adalah 3,8 tahun mengingat beban tugas PPK, penelitian, KKN, dan KP yang cukup berat. Bagi angkatan 2023 dan 2024, juga akan diberlakukan ujian komprehensif (kompre) sebagai evaluasi menyeluruh sejak awal masuk hingga akhir studi, dengan kesempatan tiga kali percobaan per semester.
Fasilitas dan Sarana Perkuliahan
Mahasiswa menyampaikan aspirasi agar materi perkuliahan dibagikan maksimal H-1 sebelum kelas, mengingat sistem Media Pembelajaran (MMP) kerap mengalami kendala. Pihak dosen merespons positif dan berencana mengintegrasikan seluruh bahan ajar melalui Google Drive, disertai evaluasi sistem Kuliah Pengganti MMP yang tengah menggunakan server baru.
Isu ruang kelas juga menjadi perhatian, khususnya terkait kualitas Wi-Fi yang kurang optimal di lantai 3 serta kebocoran atap. Pihak fakultas menjelaskan bahwa ketersediaan ruang kelas untuk Teknik Kimia terbatas pada ruang 17, 25, 27, dan 35, sehingga perpindahan ruang bergantung pada kesediaan dosen lain. Terkait sistem presensi SISTER yang kerap bermasalah, keluhan telah disampaikan kepada Dekan namun belum ada kepastian tindak lanjut.
Mengenai alokasi waktu ibadah, mahasiswa mengusulkan adanya kelonggaran waktu mulai kuliah 15–30 menit jika berdekatan dengan jadwal salat, sebagaimana telah diterapkan pada salah satu mata kuliah. Usulan ini akan dikomunikasikan lebih lanjut kepada dosen pengampu masing-masing.
Aspirasi Pengembangan Mahasiswa
Mahasiswa mengusulkan pengadaan studi ekskursi ke industri sebagai bekal sebelum kerja praktik. Namun, pihak dosen memberikan catatan bahwa kegiatan ini membutuhkan dana besar dan belum didukung anggaran prodi, sehingga disarankan agar HIMATEKK lebih memprioritaskan program kompetisi/lomba tahunan yang dinilai lebih berdampak bagi akreditasi, baik dari sisi prestasi akademik maupun non-akademik.
Terkait fasilitas penunjang, mahasiswa menanyakan kemungkinan lisensi resmi software seperti MATLAB dan Aspen. Prodi menyatakan lisensi tersebut belum resmi dimiliki, namun akan diupayakan secara bertahap. Dijelaskan pula bahwa dana operasional prodi sebesar Rp200 juta per tahun dialokasikan untuk berbagai kegiatan peningkatan akreditasi, seperti kuliah tamu, benchmark ke UGM, dan praktikum.
Terkait mata kuliah pilihan (MKP), mekanisme pembukaannya mensyaratkan minimal lima peminat, dengan proses seleksi kesediaan dosen pengampu terlebih dahulu.
Penutup
Kegiatan Open Talk 2026 ini menunjukkan komitmen bersama antara mahasiswa dan dosen Program Studi Teknik Kimia dalam menjembatani berbagai persoalan akademik maupun fasilitas secara terbuka dan konstruktif. Berbagai catatan dan kesepakatan yang dihasilkan diharapkan dapat segera ditindaklanjuti demi peningkatan kualitas perkuliahan di masa mendatang. Berita acara ditandatangani oleh Ketua Pelaksana, Dananjaya Putra Wicaksono, dan Sekretaris, Ni’matul Wafiroh, pada 11 September 2026.