Mahasiswa Teknik Kimia Universitas Jember kembali mengukir prestasi di tingkat International. Prestasi tersebut diraih oleh Andika Prastika (Teknik Kimia 2018) beserta tim dalam ajang International Invention Competition for Young Moslem Scientist (IICYMS) 2021 yang diselenggarakan secara daring oleh Indonesia Young Scientist Asociation (IYSA) yang berkolaborasi dengan UIN Sunan Gunung Djati Bandung (UIN SGD), pada tanggal 01-04 Juli 2021. Acara ini merupakan ajang Kompetisi Paper Essai yang terdiri dari beberapa kategori diantaranya Pure Science, Life Science, Enviromental Science, Mechanical and Electrical Engineering, Social Science, Education  dan lain sebagainya. Kompetisi ini diikuti oleh sekitar 201 tim peserta dari 17 negara seperti Malaysia, Indonesia, Mexico, Iraq, Mesir, Turki, Yaman, German, Uni Emirat Arab (UEA), India Pakistan, Kazakztan, Azerbaijan, Qatar, dan lain sebagainya.

Dalam acara ini, Andika Prastika berkolaborasi dengan tim lintas fakultas yang terdiri dari :

  1. Andika Prastika (Teknik Kimia – FT)
  2. Royhan Saydi (Agroteknologi – FAPERTA)
  3. Nur Laila Magvira (Agroteknologi – FAPERTA)
  4. Safira Ummah (Agribisnis – FAPERTA)
  5. Yayuk Fatmawati (Pendidikan Biologi – FKIP)

Andika beserta tim mengikuti kompetisi ini dengan kategori Enviromental Science untuk tingkat Higher Institutions Students (Universitas) yaitu dengan judul Optimization of Polystyrene (PS) Degradation Exploration for Styrofoam Waste Degradation Through Synthetic Biology. Gagasan ini berawal dari kepedulian Andika dan tim terhadap banyaknya limbah styrofoam yang ada di lingkungan. Styrofoam merupakan polimer yang sering digunakan sebagai wadah makanan karena praktis digunakan dan terjangkau harganya sehingga menjadi primadona bagi para penjual makanan. Penggunaan styrofoam semakin meningkat seiring dengan kebutuhan masyarakat. Apalagi pada masa pandemi saat ini, sebagian besar masyarakat memilih order makanan online yang mayoritas dikemas menggunakan styrofoam. Padahal styrofoam tidak dapat terdegradasi oleh tanah sehingga dapat mengganggu ekosistem yang ada. Degradasi styrofoam dapat dilakukan dengan menggunakan enzim polystyrene yang ramah lingkungan. Enzim polystyrene itu sendiri dapat dioptimalkan dengan menggunakan pendekatan biologi sintetik untuk meningkatkan aktivitas dan produksi enzim. Berdasarkan latar belakang tersebut, penanganan permasalahan limbah styrofoam dapat dilakukan dengan menggunakan pendekatan enzim polystyrene terhadap styrofoam untuk mempercepat proses degradasi dengan menggunakan 3 metode yakni mutation of  polystyrene enzyme sequence, construction of polystyrene plasmid vector, and selection of chassis (host organism) for polystyrene (PS) expression.

Acara awarding ceremony dilaksanakan secara daring pada Hari Minggu, 04 Juli 2021. Andika Prastika bersama tim memperoleh penghargaan Gold Medal kategori Enviromental Science dengan menyisihkan pesaing-pesaingnya yang berasal dari berbagai negara. Semoga ini bisa memberikan kontribusi nyata dan mengharumkan almamater tercinta, Program Studi S1 Teknik Kimia Universitas Jember dan juga Negara Indonesia di kancah internasional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *