Salah satu operasi teknik kimia adalah ekstraksi. Pada proses ekstraksi, terjadi proses perpindahan massa dari solut ke pelarut. Proses ini banyak diterapkan dalam pemisahan satu atau beberapa komponen. Salah satu aplikasi yang penting dari proses ekstraksi adalah di bidang ekstraksi minyak atsiri atau essential oil. Minyak atsiri atau essential oil (EO) merupakan cairan konsentrat yang mengandung berbagai macam senyawa volatil yang dapat diekstrak dari berbagai macam bagian tanaman. Minyak atsiri merupakan sumber senyawa bioaktif yang memiliki aktifitas antioksidan dan anti mikroba. Oleh karena itu, minyak atsiri dapat digunakan di industri obat-obatan. Saat ini, aplikasi minyak atsiri sangat beragam di bidang industri..

Metode yang sering digunakan untuk memperoleh minyak atsiri adalah ekstraksi. Ada berbagai macam metode yang dapat digunakan, antara lain; (1) distilasi uap; (2) hidrodistilasi; (3) solvent extraction; (4) microwave-assisted extraction; (5) ultrasound-assisted extraction; dan (6) supercritical extraction. Pemilihan metode disesuaikan dengan target dan kondisi ekstraksi.

Selain di bidang pangan, minyak atsiri pun juga telah digunakan dalam industri kosmosetikal. Industri kosmetik merupakan industri yang berkembang dan memiliki pasar yang besar. Secara ekonomis, industri ini akan sangat menguntungkan. Terkait minyak atsiri, sifat antioksidan dan antimikroba minyak atsiri menjadi kunci dalam aplikasinya dibidang kosmetik. Penggunaan minyak atsiri dalam industri kosmetik diharapkan mampu mengurangi penggunaan bahan kimia sintetis. Kandungan senyawa bioaktif dalam minyak atsiri mampu melakukan penetrasi ke dalam kulit dengan mudah. Selain dikategorikan aman untuk kulit, dalam beberapa kasus aplikasi minyak atsiri dapat menimbulkan efek negative seperti alergi. Untuk itu, perlu dipelajari dan ditentukan metode dan klasifikasi yang sesuai sehingga tidak mengakibatkan efek negatif terhadap kulit dan kesehatan.

Pada tahun ini, Program Studi Teknik Kimia mempunyai beberapa agenda untuk mengundang beberapa ahli dari sektor akademisi, industri dan riset untuk melakukan transfer ilmu kepada mahasiswa. Hal ini selaras dengan visi Universitas Jember untuk menjadi pusat unggulan pembelajaran dan riset berwawasan lingkungan untuk kesejahteraan masyarakat. Tujuan tersebut diharapkan dapat memaksimalkan peran serta UNEJ dalam menghasilkan sumber daya manusia yang handal dan mampu menjadi pelopor perkembangan masyarakat.

Kegiatan kuliah umum tentang minyak atsiri ini, selain diikuti oleh mahasiswa Program Studi Teknik Kimia, juga diikuti oleh dosen dan peneliti, yang diharapkan mampu mengimplementasikan pengetahuan dan teknologinya dalam menguasai kaidah-kaidah teknik kimia dan mampu mengendalikan masalah dan potensi lokal sesuai kaidah-kaidah keilmuannya.

Acara kuliah umum ini sudah dilaksanakan pada tanggal 9 April 2022 secara online via zoom. Kegiatan ini menghadirkan narasumber Erna Subroto, Ph.D, Advance Research Manager  dari Martha Tilaar Innovation Center, PT Martina Berto. Kuliah tamu ini, mendukung proses pembelajaran Program Studi S1 Teknik Kimia terutama mata kuliah Teknologi Minyak Atsiri, dan beberapa kegiatan penelitian dosen dan mahasiswa. Link youtube untuk melihat tayangan ulang kegiatan ini: https://www.youtube.com/watch?v=1lTkLWZSE0E&ab_channel=OfficialTeknikKimiaUniversitasJember